Menulis Huruf Arab di Windows 10

(Gambar: pixabay)


Bagaimana cara menulis rangkaian huruf Arab di komputer dengan OS Windows 10 ? pertama-tama kamu harus buka Windows settings, untuk membuka Windows setting kamu bisa tekan tombol logo windows dan tekan tombol huruf “i” secara bersamaan atau tekan tombol logo windows baru kemudian tombol huruf “i". 


Windows Settings


Setelah muncul jendela Windows Settings, pilih “Time & Language”.  Akan muncul halaman "Date & Time", pada menu sidebar sebelah kiri pilih "Language". 

Pilih menu "Language" pada sidebar

Lihat sebelah bawah, klik "Add a language". 


Tambahkan bahasa dengan klik "Add a language"

Akan muncul menu modal, kemudian ketik "saudi" pada inputan pencarian, klik teks yang muncul "Arabic (Saudi Arabia)". 



Pilih "Arabic (Saudi Arabia)"


Terakhir klik tombol "Install" (Kalian bisa hilangkan tanda ceklis pada Install language pack and set as my Windows display language" jika tidak diperlukan.


Tekan tombol "Install" untuk menginstal bahasa Arabic


Setelah memilih Saudi Arabia, kemudian akan muncul penambahan pada taskbar tepatnya pada icon bahasa “ENG” (atau "IND" jika kamu menggunakan Language Indonesia) akan terlihat adanya penambahan Arabic (Saudi Arabia) setelah English (United States) atau IND (Indonesia). Cara untuk berpindah bahasa sendiri ke Arabic atau sebaliknya kembali ke bahasa default cukup  tekan tombol logo Windows dan tombol spasi. Ok sampai sini masalah setting pada Windows selesai. Sekarang coba bukan teks editor apa saja seperti Notepad atau Ms Word, terlihat tanda cursor sudah berubah dan akan menampilkan huruf Arab pada layar jika diketik.


Cara Penggunaan


Kalau kita tekan tombol “a” maka yang muncul bukan alif (ا) melainkan Syin (ش) sehingga tentu saja kita akan merasa kesulitan untuk menulis jika tidak tahu letak dari huruf-huruf Arab yang ingin kita tulis melalui tombol keyboard. Jadi bagaimana caranya ? solusinya kita bisa menggunakan panduan gambar Arabic Keyboard seperti berikut ini. (Klik gambar untuk memperbesar atau jika ingin disimpan klik gambar, setelah gambar muncul baru klik kanan kemudian pilih save image..)



Gambar di atas merupakan susunan huruf Arabic pada keyboard, disitu juga terdapat huruf latin seperti pada keyboard kamu, jadi ketika bahasa Arabic kamu aktifkan maka yang aktif adalah susunan huruf Arabic tersebut. Huruf atau karakter yang ada di atas huruf Hijaiyah bisa digunakan dengan mengkombinasikannya dengan tombol SHIFT (sembari tekan SHIFT). Untuk angka Arabic jika kamu ingin menggunakannya di Ms Word perlu di atur pada settingan di Word Option, pada pengaturan "Numeral" kamu pilih "Context", soalnya kalau belum di setting ketika kamu tekan angkanya yang muncul bukan angka arab melainkan angka biasa, jadi hal ini perlu kamu perhatikan.

Awal mula, kamu akan kesulitan karena belum terbiasa dan belum hafal letaknya. Serasa kamu baru belajar mengetik dari awal. Belum lagi saat kamu ingin memberi tanda baca harakat pada huruf, dimana kamu harus tekan tombol Shift bersamaan dengan tombol dimana tanda harakat itu berada benar-benar membutuhkan waktu untuk membuat satu kata saja.

Tentu saja semua yang baru belajar akan mengatakan hal yang sama mengeluhkan lamanya waktu, tapi tengok mereka yang sudah terbiasa dan menggunakannya setelah berbulan-bulan bertahun-tahun pasti akan cepat juga meski tidak secepat kalau ditulis tanpa harakat atau tulisan latin. Aslinya memang huruf Arab tanpa harakat karena tanpa harakat pun (huruf gundul) orang Arab masih bisa membacanya, beda halnya bagi orang yang tidak belajar bahasa Arab dan hanya bisa membacanya jika menggunakan tanda baca atau harakat.

Cara lain selain menghafal atau membiasakan mengetik huruf Arab sehingga menjadi terbiasa dan hafal sendirinya, adalah dengan menggunakan Cover keyboard yang bertuliskan huruf Arab. Kamu bisa membelinya di toko komputer atau secara online. Cover keyboard ini akan lebih memudahkanmu saat menulis huruf Arab, tanpa perlu nyontek lagi dari gambar keyboard Arab, cukup dengan melihat lalu tekan, sangat mudah. Kalau tidak ingin membeli Cover, kamu bisa bikin sendiri dengan menggunakan kertas label, kamu tulis di label itu satu per satu dengan huruf Arab sesuai dengan gambar keyboard Arab, terus tempelkan pada setiap tombol. Cara ini lebih murah, dan ketika saya coba justru merasa lebih enak jika tanpa cover atau label, jadi pakai keyboard apa adanya dan hanya mengingat (dengan cara mengaitkan huruf satu dengan huruf lainnya). Cara ini lebih menarik karena menantang memori kamu. Tenang saja memang sulit, tapi sekali lagi jika sudah terbiasa maka jari-jarimu akan menemukan sendiri tempatnya tombolnya, misal kamu ingin menulis huruf nun (ن) maka kamu dengan refleks akan menyentuh tombol “k”. Saya sendiri mengaitkan huruf “k” pada keyboard dengan huruf nun (ن) sehingga menjadi “KaNun”, huruf “t” dengan fa (ف) menjadi “TaFa” atau saya mengingat huruf fa (ف) sebagai “F” kemudian mengaitkannya dengan tombol “t” akhirnya menjadi “TF” atau “FT” dan ini mengingatkan saya dengan bagian dari nama saya sendiri “FaT”. Begitu seterusnya, cobalah mengaitkannya dengan kata-kata tertentu yang lebih berkesan sehingga mudah diingat. Justru yang sulit adalah ketika menulis huruf yang jarang sekali kita tulis, bahkan perlu membuka contekan dulu baru bisa ingat ada dimana. Kalau menurut kamu itu sulit dan buang-buang waktu pakai saja cover keyboard Arabic atau buat sendiri dengan label.

Apa sih urgensi kita dengan huruf Arab sehingga perlu untuk mengenal dan tahu caranya saat ditulis di komputer ? semua kembali pada kebutuhan kita. Saya sendiri ingin membuat catatan di Ms Word dimana disitu ada huruf Arabnya, . Apa manfaatnya saat kita terbiasa menulis dengan huruf Arab? ternyata itu membuat kita lebih kenal bagaimana suatu kata dalam bahasa Arab itu harus dituliskan. Saya sendiri belum sampai pada tahap itu, tapi memang cukup logis, semakin sering orang membaca tulisan Arab dan menulisnya pun dengan huruf Arab maka Insya اللَّه dia akan bisa menulis Arab dari kata-kata yang ingin dituliskan jadi tidak mencontek dulu. Justru mencontek itu yang bikin lama menulis. Memang sulit kalau kita belum bisa tahu perbedaan dari huruf-huruf saat divokalkan atau makhraj-nya apalagi terkadang ada huruf-huruf seperti waw (و)  dan alif (ا) yang terselip dengan tanda harakat. Sehingga dalam suatu pengucapan terkadang kita yang tidak tahu bagaiamana suatu kata harus dituliskan dalam tulisan Arab menjadi bingung ketika mendengar kata tersebut sehingga rentan terdapat kesalahan penulisan.

Jadi benar, bahwa belajar itu harus diawali dari cara yang benar sehingga jika seseorang sudah terbiasa dengan cara tersebut maka tentu akan lebih baik untuk selanjutnya. Kalau dari awal cara belajarnya salah dan kemudian menjadi kebiasaan maka ketika harus dievaluasi kembali kita harus mulai lagi dari dari awal, sungguh tidak efisien. Para guru komputer memang seharusnya dari awal mengenalkan bagaimana mengetik 10 jari, sehingga selambat apapun mengetik dengan 10 jari itu jauh lebih baik daripada mengetik cepat dengan serabutan. Mengapa ? karena yang dituntut bukan hasilnya yang cepat, tapi bagaimana cara kamu melakukannya apakah sudah baik atau belum. Sama saja dengan kompetisi, kamu bisa menjadi juara dengan dua cara: curang atau berusaha lebih keras dari lawan dengan mengikuti aturan. Jika kamu curang, maka hasil dari kejuaraanmu adalah penghargaan untuk kecuranganmu bukan pada kemampuanmu, tapi jika kamu menang karena melakukan yang terbaik, menjadi juara adalah penghargaan untuk kemampuan dirimu. Ikuti aturan, tekankan pada proses, bukan pada hasil yang ingin kamu dapatkan, karena proses yang baik tidak akan pernah membohongi hasilnya. Walau memang hasil yang baik bisa didapat dari cara curang, tapi ingat itu tidak akan bertahan lama.

Cara kerja seseorang dalam menggapai hasil apakah dengan cara instan, curang, atau dengan benar-benar dikerjakan sungguh-sungguh dan memakan waktu lama dengan berbagai kesulitan yang dihadapinya, akan memiliki pola dalam setiap tindakan-tindakan berikutnya di masa yang akan datang. Jadi tindakan itu bukan tindakan secara temporal atau hanya pada satu waktu itu saja, melainkan akan terus berpola dan menggambarkan bagaimana karakternya dan wataknya. Setiap usaha keras pasti akan memiliki hasil yang mampu membayar lunas setiap jeri payah sehingga menjadi kepuasan tersendiri. Hasil yang sesuai dengan harapan akan menghasilkan kepuasaan.

Komentar