Pecinta Akan Dekat dengan Yang Dicinta

Dengan cinta engkau akan takut
Dengan takut engkau akan taat
Tak ada penghalang; jarak maupun waktu
Antara pecinta dan yang dicinta
Tak ada sekat yang memisahkan diantara keduanya
Karena keduanya saling mendekat


Gambar: pixabay

Dan jika ada cinta yg paling lemah;
Itulah cinta manusia
Dan jika ada cinta yg paling kuat;
Itulah cinta robbani

Dan cinta yg disandarkan kepada-Nya
Bukan karena nafsu maupun syahwat
Bukan karena keindahan yg melenakan mata
Maupun suara seperti desisan merdu

Bukan pula karena kesempurnaan
maupun kelemahan

Pencarian adalah takdir
Pertemuan adalah takdir
Perpisahan adalah takdir

Sebagaimana kita ada karena takdir
Seperti itulah kita akan dipertemukan karena takdir

Jika hatimu menuju pada dunia
Maka akan terasa deritanya karena engkau menahan diri
Dari sesuatu yang haram

Jika hatimu menuju pada akherat
Maka akan terasa nikmat karena engkau telah menahan
yang haram, tapi Tuhan segera menggantikannya
dengan mengalirkan pintu rahmat dan ampunan...

Manakah hati yg lebih baik, kenikmatan yg sekejap
atau ketenangan dan kedamaian yang abadi??
Kecintaan yang penuh kepalsuan karena syahwat
Atau cinta yang sejati ??

Bertanyalah jujur pada diri, dan jawablah jujur pada diri
Siapakah Dia yang paling kita butuhkan?

Dia adalah TUHAN, kita membutuhkan-Nya melebihi dari segalanya
Dia yang memberi kita makan dengan rizki-Nya
Dia yang memberi kita minum dengan Air-Nya
Dia yang menidurkan kita di malam hari melalui rasa kantuk
Dia yang membangunkan kita pada waktu pagi dengan hadirnya Subuh
Dia yang memberi kita apa yang saat ini kita pakai
Lalu tidakkah kita berterima kasih pada-Nya?

Di dunia ini kita menjauh dari Tuhan padahal kita akan berpulang pada-Nya?
Tidakkah takut kita akan amarahnya?
Seperti marahnya seorang ayah pada anaknya yang tidak taat pada perintahnya

Atau engkau tidak akan pernah melihat wajah-Nya karena engkau tidak ingin bertemu dengan-Nya
disaat seharusnya engkau datang pada-Nya karena Dia cinta kepadamu
dan ingin engkau selalu mengingat-Nya dalam shalat, hanya dalam shalat
Tapi itu pun tidak engkau perdulikan, apalagi disaat engkau tenggelam dalam kesibukan duniawi?

Maka Dia tidak akan pernah mau bertemu denganmu
dan hanya dengan para malaikatnya engkau akan dikawal untuk masuk ke dalam tempat yang dijanjikan.

Adakah surga bagi para pecinta keburukan? 
selain keburukan pula yang akan ia jumpai, karena pecinta akan selalu dekat kepada yang dicinta...

Comments