Mengenal Struktur Direktori CodeIgniter

CodeIgniter adalah web framework PHP berbasis MVC yang cukup populer dan banyak digunakan oleh para web developer untuk membangun suatu aplikasi atau halaman website. Famework ini pertama kali meluncur dengan versi Beta 1.0 pada 28 Februari 2006. Meskipun saat ini sudah banyak framework lainnya seperti Laravel, namun CodeIgniter masih menjadi primadona karena lebih simple dan ringan. Apalagi semenjak versi 3.0 setelah pengembangan CodeIgniter diambil alih sekolah tinggi British Columbia Institute of Technology (BCIT) asal Kanada dari tangan Rick Ellis dari Ellis Lab, CodeIgniter semakin lebih kaya akan fitur dan kemampuannya sehingga tidak kehilangan para fans yang lebih menginginkan framework yang kecil namun powerfull.


 Dalam direktori CodeIgniter terdapat tiga buah folder utama, yaitu:
  1. application
    Dalam folder ini terdapat 12 buah subfolder, sebagai berikut:
    1. cache
      Folder yang digunakan untuk menyimpan cache yang dibuat
    2. config
      Folder yang digunakan untuk menyimpan semua file konfigurasi
    3. controllers
      Folder yang digunkana untuk menyimpan semua file controller
    4. core
      Folder yang digunakan untuk menyimpan semua file class utama yang dibutuhkan Codeigniter
    5. helpers
      Folder yang digunkan untuk menyimpan file helper yang kita buat sendiri (custom)
    6. hooks
      Folder yang digunakan untuk menyimpan file hook untuk mengubah alur fungsi dari core Codeigniter
    7. language
      Folder untuk menyimpan file bahasa yang kita gunakan
    8. libraries
      Folder yang digunakan untuk menyimpan file library yang kita buat sendiri (custom)
    9. logs
      Folder yang digunakan untuk menyimpan semua file logs
    10. models
      Folder yang digunakan untuk menyimpan semua file model
    11. third_party
      Folder ini digunakan khusus untuk menyimpan file-file library pihak ketiga yang kita pakai
    12. views
      Folder yang digunakan untuk menyimpan file-file view aplikasi
  2. system
    Dalam folder ini terdapat 6 buah folder, sebagai berikut:
    1. core
      Folder yang digunakan untuk menyimpan semua file core Codeigniter
    2. database
      Folder yang digunakan untuk menyimpan semua drivers dan class database
    3. fonts
      Folder yang digunakan untuk menyimpan file font
    4. helpers
      Folder yang digunakan untuk menyimpan semua file helper bawaan Codeigniter
    5. language
      Folder yang digunakan untuk menyimpan file bahasa, default disediakan bahasa Inggris
    6. libraries
      Folder yang digunakan untuk menyimpan semua file library bawaan Codeigniter
  3. user_guide
    Folder ini berisikan file-file dokumentasi yang dapat Anda buka pada browser dengan url http://[yourdomain]/user_guide. Folder ini bisa Anda hapus karena tidak diperlukan jika Anda akan membuat project aplikasi
Anda bisa mendapatkan CodeIgniter hanya cukup sekali unduh dengan size hanya 2,59 MB di https://codeigniter.com/. Wow.. kecil sekali jika Anda bandingkan dengan framework Laravel.

NB: Versi CodeIgniter  3.1.7. 

Comments