Untuk Apa Reuni 212 ?

Sumber gambar: @indonesiabertauhidid

Masih saja orang melihat 212 sebagai aksi demonstrasi
sebagai aksi politis menjatuhkan lawan politik dan rezim

Padahal,

212 bukanlah gerakan politik
Lahir dari kecintaan umat pada agamanya
Hanya qadarullah jika gerakan itu
tumbuh dalam suasana politik

Apa perlunya 212 ?
Tidak perlu bagi yang tidak memerlukannya
namun, perlu bagi mereka yang menjadikannya
sebagai oase di padang gersang untuk menghijaukan persaudaraan
sebagai gelas untuk menuangkan naluri rasa bershaf-shaf

212 adalah wujud dari ghirrah ukhuwah
nafas kerinduan bersatu tanpa sekat harakah
212 adalah garda depan dari kebangkitan umat
Seperti ombak pertama yang memecah karang dan mengikisnya
lalu datang sekumpulan ombak lainnya susul menyusul

Jika banyak yang tak suka, banyak aral rintang
dengan berbagai alasan
Menebar banyak duri di sepanjang jalan
Disitulah letak nikmat bersatu bersaudara sesungguhnya

Umat diuji dengan fitnah, 
sebagian mereka tercerai, sebagian lainnya bersatu
dengan jalannya, baik yang hadir maupun tidak

212 seperti seseorang yang terbangun dari tidurnya
lalu pelan-pelan bangkit karena hari telah fajar
Mereka yang datang, tak datang karena uang
Tak pula datang karena panggilan sang panutan
Merek hanya datang tergerak oleh satu rasa yang sama
Satu rasa yang muncul di hatinya
karena Ukhuwah Islamiyah


2.12.18
24 Rabiul Awwal 1440

Comments