Memaknai Tagline Paslon Capres

Mencermati tagline atau slogan yang juga terdapat pada visi kedua pasang Calon Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 semakin mengukuhkan saya pribadi untuk memilih paslon 02.

Tagline Jokowi-Ma’ruf Amin adalah "Indonesia Maju", sementara Prabowo-Sandi adalah "Adil Makmur".



Kedua tagline itu memiliki makna yang bisa kita tafsirkan secara pribadi untuk menentukan pilihan meskipun kita tahu bahwa hasil tafsirnya sendiri bersifat subjektif dan bisa berbeda-beda pada tiap-tiap orang.

Saya memaknakan tagline tanpa melihat misi dan program karena saya melihat bahwa ruh misi itu terletak pada visi, dan tagline adalah jantungnya visi yang berdegup. Misi dan program berarti bicara soal aksi, aksi yang lahir dari degup jantung visi.

"Indonesia Maju", tagline ini jika saya tautkan pada sosok Jokowi dan 4 setengah tahun pemerintahan pertamanya timbul suatu pengertian yaitu sebuah ambisi dari 01 untuk mempercepat pembangunan di Indonesia demi memajukan negara agar bisa bersaing dengan negara-negara maju lainnya. Kemajuan –yang saya rasakan—berlandaskan pada ambisi.

"Adil Makmur" memiliki makna bahwa tumpuan kebijakan 02 adalah bersifat memberikan keadilan sehingga dari keadilan itu diharapkan menimbulkan kemakmuran untuk rakyat Indonesia.  Kemajuan yang ingin dihasilkannya adalah yang berlandaskan pada keadilan.

Kemudian, kita telisik arti kata “Maju” dan “Makmur” dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia).

Maju berarti berjalan (bergerak) ke muka; tampil ke muka; berkembang; menjadi lebih baik (laku, pandai, dan sebagainya); telah mencapai atau berada pada tingkat peradaban yang tinggi; cerdas; berkembang pikirannya; berpikir dengan baik.

Sementara,

Makmur berarti banyak hasil; banyak penduduk dan sejahtera; serba kecukupan; tidak kekurangan.

Dari arti dalam KBBI tersebut di atas, saya lebih suka pada kata "Makmur" (terlepas saya memilih paslon 02). Mengapa? maju belum berarti mampu memberikan rasa keadilan, sementara makmur adalah suatu keadaan yang dihasilkan dari keadilan. Maka, kata makmur selalu identik berdampingan dengan kata adil. Ya, mungkin ini hanya masalah selera, apakah ingin melihat negara maju tapi separuh rakyatnya sendiri tertekan dalam beban kemajuan (karena adanya ketimpangan) atau ingin melihat seluruh rakyatnya makmur sejahtera di bawah pemerintahan yang berkeadilan.

Tulisan ini hanya membatasi pada tagline yang merupakan intisari rasa dari visi dan tidak melihat pada hal lainnya yang memang patut juga diperhitungkan. Tidak bermaksud pula menggiring opini untuk memilih paslon 02. Ini hanyalah opini yang didasarkan pada perspektif pribadi dalam melihat tagline paslon. Silahkan memaknai sendiri tagline atau visi dan misi capres pilihan. Apakah benar sudah sesuai dengan hati nurani atau hanya benar sesuai dengan apa yang kita pikirkan namun bisa saja bertentangan dengan suara hati.

Menjaga persaudaraan lebih berharga dari perbedaan yang diributkan 


Catatan: Ingat suara kita bukan semata untuk kita, tapi untuk seluruh rakyat Indonesia (baik yang mendukung paslon 01 atau 02) dan masa depan mereka hingga anak cucu. Sehingga kemenangan yang diperjuangkan bukanlah kemenangan Jokowi atau Prabowo, melainkan kemenangan Indonesia. Tetap jagalah persatuan dan persaudaraan kita, pastikan pemilu kali ini adalah pemilu yang jujur dan adil. Musuh kita bukan saudara-saudara kita yang berbeda pilihan, melainkan yang melakukan kecurangan. Merekalah pengkhianat bangsa dan musuh negara.

وَاللهُ أعْلمُ بِالـصَّـوَابِ

Komentar