Ketuk Palu Mahkamah Konstitusi

Hakim Mahkamah Konstitusi sudah mengetuk palu. Kebenaran hanya milik Allah. Keadilan yang sempurna hanya bagi-Nya. Manusia hanya bisa berikhtiar, berijtihad dengan segala upaya yang dimiliki. Adil atau tidaknya, bergantung pada bagaimana manusia merasakannya. Benar tidaknya keputusan itu Allah yang menilainya, pertanggungjawaban kelak di akhirat.

Ketuk Palu Mahkmah Konstitusi

Kemenangan di MK, belum tentu kemenangan kebenaran, melainkan kemenangan dalil. Dalil yang kuat itulah yang diterima, yang lemah akan ditolak. Masalah dalil adalah masalah Pemohon. Masalah keadilan adalah masalah bagaimana cara Hakim memutuskan dengan kebijaksanaannya dan berdasarkan pada landasan yang diterima secara hukum. Selama Hakim sudah bekerja di atas rel yang benar maka keputusannya bisa mendekati kebenaran, kebenaran dalam perspektif hukum, bukan pada perspektif Tuhan dan Kebenaran itu sendiri, kecuali jika saling bersesuaian. Maka ijtihadnya para Hakim tidak menuai pahala atas keputusannya kecuali ijtihadnya para Ulama yang faqih di dalam urusan agama.

Wallahu A'lam.

Catatan: Tetap doakan yang terbaik untuk Indonesia

Comments