Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Isra Mi'raj


Saat lara dalam puncaknya. Dia mengangkat hamba-Nya untuk menghiburnya. Saat hilang wujud kekasihnya. Dia membawanya ke hadapan-Nya.

Al Isra’ wal Mi’raj. Malam yang agung. Diberi-Nya nikmat terbesar yakni shalat untuk mengingat-Nya.

Tiada nikmat yang besar, kecuali mengingat yang memberi nikmat. Tiada yang bisa merasakan nikmatnya bermunajat, kecuali hati yang kosong dari segala pengharapan selain-Nya. Tiada cinta yang besar selain terus mengingat dan menyebut nama-Nya.

**

Naik dari Baitul Maqdis tanah suci yang mulia. Menjadi pijakan kaki yang mulia. Menunggangi hewan putih bercahaya (Buraq) ditemani Ruh al-Qudus (malaikat Jibril) menuju ke tempat yang agung (Sidratul Muntaha).

Posting Komentar untuk "Isra Mi'raj"