Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengapa Saya Tidak Bisa Berbahasa Sunda?


Ini sama seperti mengapa saya tidak bisa berbahasa Inggris, karena saya tidak pernah mempergunakan bahasa tersebut secara aktif walaupun saya mempelajari bahasa tersebut semenjak sekolah dasar dan sering berinteraksi dengan bahasa tersebut karena faktor kebutuhan. Begitu pula dengan bahasa Sunda, saya tidak pernah mempergunakannya dalam percakapan jadi wajar kalau akhirnya saya tidak bisa berbahasa Sunda walaupun saya mampu memahami dengan baik percakapan bahasa Sunda karena sejak kecil hingga sekarang ini, semua saudara-saudara saya menggunakan bahasa Sunda di rumah, dan saya pun tinggal di lingkungan orang berbahasa Sunda. Ya, di Bandar Lampung, tepatnya di Teluk, banyak lingkungan orang Sunda tinggal.

Kalau ada orang bicara kepada saya dengan bahasa Sunda tentu saya bisa memahaminya tetapi saya tidak bisa mempercakapkannya. Apakah saya tahu detail arti dari setiap kata-katanya? Tidak. Hanya mengandalkan feeling saja untuk menerka maksud dari kata-kata yang saya tidak tahu persis padanan kata-katanya dalam bahasa Indonesia. Kelemahan saya adalah komunikasi. Saya tidak gemar bercakap-cakap (mengobrol) sehingga hal tersebut mengurangi kemampuan komunikasi saya kepada orang lain dan ini memengaruhi kemampuan berbahasa saya, tidak hanya bahasa Sunda, tetapi juga bahasa-bahasa lain, karena apapun bahasanya pentingnya untuk dilatih dengan cara mempercakapkannya secara langsung. Tidak hanya sekedar tahu arti dari kata-kata tersebut. 


Posting Komentar untuk "Mengapa Saya Tidak Bisa Berbahasa Sunda?"